usaha jasa pengiriman barang

Usaha Pengiriman barang Domestik

Selain ekspor dan impor usaha di wilayah Kepabeanan, usaha pengiriman barang antar pulau atau domestik juga sangat menjanjikan.  Mengapa demikian karena hampir setiap hari bahkan setiap jam pengiriman barang antar kota dan antar provinsi selalu ada.  Berbagai jenis macam barang yang dikirim ke hampir seluruh wilayah Indonesia setiap harinya, baik lewat udara, laut maupun darat ini semua termasuk dan tergolong atau dinamakan Usaha Pengiriman barang Domestik.

Berikut ini langkah-langkah usaha Pengiriman barang Domestik :

 

1. Langkah yang pertama seperti umumnya kita usaha lainnya, yaitu kita mempunyai wadah terlebih dahulu, baik berupa PT atau Perseroan Terbatas atau, CV, Yayasan, Koperasi dan wadah atau lembaga lain-lainnya yang sudah lengkap perizinan nya dan telah di sah kan badan hukumnya oleh Menkumham (Menteri Hukum dan Hak asasi manusia) Republik Indonesia.

2. Berikutnya mencari lewat marketing baik langsung atau tidak langsung, baik perorangan maupun perusahaan atau instansi mana pun sebagai rekanan atau relasi agar nantinya pekerjaan atau order bisa rutin dan terus-menerus. Sehingga usaha pengiriman antar pulau antar provinsi atau domestik akan cepat maju dan berkembang.

3. Setelah mendapatkan relasi atau langganan rutin tentang usaha pengiriman barang antar pulau  antar provinsi atau antar kota dan bahasa cargo nya  domestik.  Maka kita harus bekerja sama dengan pihak pelayaran lokal atau penerbangan lokal. Untuk bisa memulai pekerjaan itu dengan cara menjadi agen atau istilahnya cabang.

4.  Proses pengiriman barang domestik, hampir mirip atau serupa dengan barang ekspor,  hanya bedanya kalau domestik masih di wilayah kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan barang ekspor dikirim keluar negeri seluruh dunia, sama baik melalui kapal laut maupun pesawat udara tapi perizinan nya bukan lokal akan tetapi internasional.

5.  Setelah barang sampai tempat tujuan maka oleh agen kita diteruskan atau langsung dikirim ke si penerima barang sesuai dengan alamatnya  bagi yang istilahnya door to door.  Tapi yang door to port maka yang punya barang atau si penerima barang, wajib mengambil sendiri  barangnya di Pelabuhan kalau lewat kapal laut atau di bandara kalau lewat pesawat udara.

Dan tugas kita hanya memberitahukan ke yang punya barang bahwa barang sudah sampai di Pelabuhan atau bandara, mohon diambil sendiri karena waktu mengirim pakai istilah door to port.   Itulah sistem usaha pengiriman barang antar pulau antar provinsi  atau antar kota yang biasa disebut pengiriman domestik.

6.  Langkah berikutnya yang terakhir yaitu  seorang pengusaha pengiriman barang domestik atau antar pulau antar provinsi maupun antar kota ini, apabila barang sudah diterima yang punya barang biasanya tanda terima barang di tanda tangani dan di cek,  apakah barang sudah lengkap atau ada yang kurang atau ada yang rusak maupun yang lainnya.

Apabila barang lengkap sesuai dengan dokumen nya maka tanda terima tadi di tanda tangani. Kemudian surat tanda terima itu dibawa pulang sebagai bukti lampiran invoice tagihan,  saat menagih nanti, untuk bukti penagihan ke relasi atau yang punya barang tadi.

Demikian enam langkah menuju sukses usaha pengiriman barang domestik baik antar pulau antar provinsi maupun antar kota.  Selamat mencoba semoga berhasil !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *