Santun dan merakyat jika ingin Menang dalam Pilpres

Pendaftaran bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden tidak sampai dua bulan lagi akan segera di buka tepatnya tanggal 4 Agustus 2018. Selain Incumbent atau sang Petahana Jokowi, kurang lebihnya Prabowo yang konon memegang mandat penuh dari Partai Gerindra juga akan mencalonkan lagi, disisi lain belakangan ini Amien Rais juga kabarnya akan maju. Tetapi siapapun calonnya nanti, Santun dan merakyat jika ingin Menang dalam Pilpres itulah syarat yang harus ada serta melekat dalam diri Calon, karena sebagian besar masyarakat Indonesia akan memilih calonnya yang rendah hati, tidak arogan, santun serta merakyat.

Mengapa harus santun dan merakyat ?

 

Karena masyarakat kita adalah terkenal orang Timur, dimana masyarakat yang sangat dan masih menjaga adat sopan santun, ramah tamah, merakyat dan tepo seliro, oleh karena itu siapa yang santun di tambah merakyat atau dekat dengan orang kecil, maka itulah Pemimpin yang akan di senangi bahkan mungkin di pilih rakyatnya.

Untuk itu sifat tersebut di atas harus di punyai atau harus ada pada Jiwa Pemimpin ke depan nya aku memang ingin di pilih rakyatnya.

Tapi kalau yang terjadi malah sebaliknya seperti maaf sombong, angkuh apalagi arogan bahkan kesannya jauh dengan masyarakat maka kekecewaan yang akan dia dapat nantinya.

Baca Juga :  Pilkada serentak hendaknya sebagai Introspeksi Pengajuan Capres

Santun dan merakyat kalau ingin memenangkan dalam Pilpres mendatang di samping strategi dari Tim Koalisi yang handal matang dan tepat sasaran, karena kesemuanya itu adalah faktor yang penting untuk menuju Istana nantinya.

Inilah kelebihan yang ada pada diri Jokowi Presiden RI yang sekarang ini yang mempunyai Slogan Dua Periode, oleh karena itu Prabowo Subianto hendaknya pun demikian kalau ingin terwujudnya slogan Ganti Presiden Tahun 2019 secara Konstitusional.

Kalau sudah demikian maka perang strategi dari keduanya atau mungkin calon lainnya akan di mulai setelah Pendaftaran Pilpres nantinya yaitu tanggal 4 Agustus sampai dengan 10 Agustus 2018 namun penentu yang paling utama yaitu Santun dan merakyat.

Mengapa demikian karena kita yang nota bene nya orang Timur akan selalu melihat, menilai bahkan memilih Pemimpin yang santun dan merakyat mengingat kita Orang Timur yang menjunjung tinggi adat kesantunan itu.

Kalau adat kesantunan serta merakyat tidak di punyai maka jangan harap akan terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia di Periode yang akan datang.

Demikian sekilas tentang Artikel yang berjudul “Santun dan Merakyat jika ingin menang dalam Pilpres” semoga bisa dapat untuk pegangan atau menambah ingatan terutama bagi calonnya sendiri kalau ingin mendapatkan simpati dari Rakyat Indonesia yang benar-benar menjunjung tinggi adat Ketimurannya.

Sekali lagi terima kasih semoga bermanfaat dan mohon maaf atas salah dan khilaf atas penyajian artikel yang sungguh sangat sederhana ini.

Wassalamualaikum wr wb, AS – Penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *