Prabowo bimbang dan bingung dalam memilih Cawapresnya

Prabowo dalam kebimbangan untuk memilih Cawapres

Bimbang dan bingung itu yang sekarang ini di rasakan oleh Partai Gerindra terutama Bapak Prabowo Subianto permasalahannya PKS (Partai Keadilan Sejahtera) mengajukan syarat agar salah satu dari 9 Kader nya bisa menjadi Cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto yang sudah di pastikan untuk Capres nya. Prabowo dalam kebimbangan untuk memilih Cawapres belum lagi PAN (Partai Amanat Nasional) bergabung dalam koalisi ini juga agar Ketua Umumnya Zulkifli Hasan bahkan mungkin Amien Rais bisa mendampinginya begitu juga dengan PBB (Partai Bulan Bintang) juga punya keinginan yang sama agar Ketua Umum nya Prof. Yusril Ihza Mahendra bisa juga turut mendampingi untuk menjadi Calon RI 2 nya.

Siapakah yang akan di pilih Prabowo nantinya untuk posisi Cawapres ?

 

Dari semua kawan Koalisi nya seperti masukan dari Habib Rizieq Shihab agar Terbentuk Koalisi Keummatan  yang terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN dan PBB serta di tambah Partai Idaman nya Rhoma Irama, akan tetapi dalam perjalanannya mungkin kurang mulus mengingat rebutan dalam Posisi Cawapres Seperti PKS (Partai Keadilan Sejahtera) mengajukan 9 nama, PAN (Partai Amanat Nasional) ada Zuklifli Hasan dan belakangan muncul nama Amien Rais begitu juga PBB (Partai Bulan Bintang) tidak mau ketinggalan ingin Ketua Umumnya Yusril Ihza Mahendra agar bisa mendampingi Prabowo sebagai Cawapres nya.

Mengamati dan melihat hal tersebut bukan hanya Prabowo Subianto sebagai Capres nya yang bimbang bahkan Partai Gerindra pun ikut bimbang dan bingung dalam menentukan siapakah nantinya yang akan duduk untuk menjadi Cawapres nya.

Dan kemungkinan jalan satu-satunya seperti pesan Habib Rizieq Shihab berkumpul Semua Anggota Koalisi Keummatan yang terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN, PBB dan Partai Idaman bersama Soneta nya nanti walaupun tidak Lolos agar di libatkan sesuai dengan pesan Habib Rizieq Shihab yang juga Imam Besar FPI (Front Pembela Islam) untuk musyawarah dan mufakat serta sepakat untuk membicarakan siapa nantinya yang akan duduk mendampingi Bapak Letjend. Purn. H. Prabowo Subianto sebagai Cawapres nya.

Kalau semua nanti musyawarah mufakat dan sepakat maka cita-cita Tahun 2019 Ganti Presiden akan terwujud karena Nota bene nya masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam akan banyak memilih pasangan ini mengingat di bantu oleh sebagian besar Para Habib, alim ulama dan Para Kyai serta mayoritas Ummat Islam terutama yang tergabung dalam Alumni 212 yang masih bersih dan belum ter kontaminasi dengan Politik yang murni memperjuangkan Ummat.

Bukan maaf Para Ulama atau Kyai yang sudah terjun ke Politik Praktis yang maaf hanya membuat sengsara bagi rakyatnya mengingat yang dia pikirkan menurut dia yang penting tidak melanggar hukum dan dia duduk enak harta terus bertambah, Masya Alloh naudzubillahmindaliq dan hanya Alloh lah yang  Maha Mengetahui.

Baca juga :  Pada akhirnya Prabowo akan mendapat dukungan Besar

Kalau perjuangan Koalisi Ummat ini murni demi kepentingan rakyat Insya Alloh, Alloh juga akan mengabulkan dan meri-doi untuk memenangkan pasangan ini insya Alloh nantinya.

Yang penting sekarang bagaimana Koalisi Keummatan bisa segera terbentuk dan mengenai siapa nanti yang akan mendampingi Bapak Prabowo Subianto, serahkan saja dari Hasil musyawarah mufakat dan sepakat dari semua Anggota Tim Koalisi Keummatan.

Demikian yang bisa di sampaikan lewat Artikel yang berjudul “Prabowo dalam kebimbangan untuk memilih Cawapres” semoga dapat bermanfaat untuk Ummat.

Terima kasih dan mohon maaf atas segala kesalahan, kekurangan dan khilaf.

Wassalamualaikum wr, wb, AS Ketum (Kerukunan Jawa Tulen) – Penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *