Tim Auditor dari Aparatur Bea dan Cukai

Permohonan NIK pindah alamat Kantor wajib di Survey dan Audit

Ternyata gampang-gampang susah untuk sebuah Permohonan NIK atau Nomor induk Kepabeanan bagi Para Importir, pasalnya kalau Permohonan NIK pindah alamak kantor wajib Survey dan Audit, sungguh aturan yang mengada-ada dan memberatkan para Importir dan maaf konyol nya lagi memakan waktu yang cukup lama. Terkadang teori tidak sama atau sesuai dengan praktek atau kenyataan, kata siapa Permohonan NIK (Nomor Induk Kepabeanan) cuma satu atau dua minggu, maaf itu omong kosong. Karena oleh sebagian atau beberapa oknum Aparatur Bea dan Cukai Permohonan NIK (Nomor Induk Kepabeanan) juga di jadikan Proyek juga buat mereka.

Mengapa harus di survey bahkan di Audit ?

 

Boleh di bilang sungguh mengada-ada kalau benar hanya permohonan NIK (Nomor Induk Kepabeanan) tiba-tiba persyaratan nya harus macam-macam bahkan sampai di survey dan di Audit segala, hal inilah yang bisa di jadikan celah oleh Aparatur Bea dan Cukai untuk bermain artinya kalau tidak mau di survey bahkan di Audit pasti baik langsung maupun tidak langsung lambat laun ada istilah wani piro.

Hal ini jujur saja pernah di alami Penulis sewaktu di kuasakan untuk mengurus Pengajuan Nomor Induk Kepabeanan atau NIK (Nomor Induk Kepabeanan) oleh salah satu langganan atau Customer dari Usahanya selaku PPJK atau biasa terkenal dengan sebutan EMKL.

Ini yang kita takut kan dan ini juga yang terjawab mengenai Permohonan NIK (Nomor Induk Kepabeanan) di jadikan maaf ladang Proyek, jadi mohon hal semacam ini di cegah dan di tanggulangi agar maaf ibarat penyakit tidak mewabah kemana-mana dan buntut nya masyarakat juga dalam hal ini Importir yang di rugikan.

Oleh sebab itu mohon kiranya Inspektorat atau Instansi yang berwenang lainnya agar merampingkan atau memangkas birokrasi yang panjang lebar atau mempersulit ini sehingga tidak ada yang merasa di rugikan dalam hal ini Importir maupun Eksportir.

Di buatlah semacam PTSP atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu namun birokrasi simpel tidak banyak meja sehingga kerja bisa ringkas, efisien dan cepat selesai.

Baca juga :  Kinerja Aparatur Bea dan Cukai dalam segala hal masih Lamban

Untuk itu agar Instansi terkait segera menertibkan cara-cara atau boleh di katakan praktek semacam ini sungguh sangat tidak manusiawi dan sangat merugikan bagi Pengusaha Importir maupun Eksportir.

Demikianlah sekilas tentang adanya kinerja Aparatur Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang kurang Profesional bahkan bisa di bilang maaf sangat buruk sekali, semoga saja dengan masukan atau kritikan ini agar segera di benahi dan kiranya dapat di jadikan pemicu untuk pembenahan kinerja nya di masa yang akan datang.

Semoga artikel yang di beri judul “Permohonan NIK pindah alamat kantor wajib di survey dan di Audit” bisa sebagai salah satu masukan dan dapat juga berguna serta bermanfaat untuk yang memang usaha di bidang Kepabeanan ini.

Terima kasih dan mohon maaf karena tidak ada maksud apapun tujuannya agar menjadi koreksi dan segera ada perbaikan di masa mendatang serta tidak akan terulang lagi.

Wassalam wr wb. AS – Penulis dan Pengusaha PPJK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *