Gatot for Presiden

Menjelang Tahun Politik Pamor Gatot Nurmantyo semakin meroket

Pergantian Pucuk Pimpinan atau PanglimaTNI (Tentara Nasional Indonesia) yang terkesan di percepat walaupun tidak ada aturan waktunya akan tetapi publik bisa membaca bahwa Jenderal TNI H. Gatot Nurmantyo kesannya di preteli atau di buang karir politiknya sebelum berkembang. Akan tetapi hikmah dari itu semua insya Alloh Menjelang tahun Politik Pamor Gatot Nurmantyo semakin meroket, kenapa demikian mengingat masyarakat Indonesia aku selalu simpati kepada orang atau tokoh yang di buang atau dianiaya tanpa sebab atau kesalahan yang fatal.

Apakah ini pertanda awal Mas Gatot Nurmantyo akan memimpin Republik ini ?

 

Setiap Pemimpin dimana tingkatannya kelak akan di mintakan per tanggung jawabannya di hadapan Alloh Swt, makanya di saat menjadi Pemimpin harus ingat hal itu, karena kalau kita lupa apalagi pura-pura lupa maka tunggulah azab Alloh yang sangat pedih jika saat memimpin tidak benar apalagi melebihi batas kewenangannya sebagai Pemimpin.

Artinya di saat kita di beri kesempatan dan di berikan amanah hendaknya jangan gegabah dan sewenang, hendaknya kesempatan menjadi Pemimpin gunakan dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya karena sekali lagi bagaimanapun juga nanti seorang Pemimpin kelak akan di mintakan per tanggung jawabannya,

Kalau kita manusia yang beriman dan insya Alloh Mas Gatot termasuk golongan umat yang beriman dengan di gantinya dari Pimpinan TNI yang kesannya mendadak dan di percepat semoga ini adalah awal dari karier politik Mas Gatot yang insya Alloh nantinya akan menjadi pimpinan di NKRI Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai ini.

Baca :  Menuju RI 1 di tahun 2019

Untuk itu ambil hikmahnya saja dari peristiwa pergantian ini semoga dari Panglima TNI yang belum lama ini di copot Jokowi semoga nantinya berbalik di Pilpres tahun 2019 Jokowi di ganti oleh rakyat dan penggantinya adalah mantan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang dulunya di copot oleh Jokowi pada saat menjabat Presiden Republik Indonesia.

Dengan demikian begitu adil dan Alloh telah memberikan serta mengganti jabatan yang lebih baik yaitu sebagai Presiden yang akan datang setelah dahulu kala ter dzolimi yaitu di percepat pergantiannya dari Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) sebelum masa pensiunnya.

Akan tetapi justru setelah pergantian itu lambat laun pamor Mas Gatot Nurmantyo makin bersinar dan terus dapat simpati dari masyarakat terutama Para Kyai, Ustad, Ulama, Habib dan para Santri serta ribuan bahkan jutaan muslimin dan muslimat di tanah air tercinta ini.

Perlahan tapi pasti dengan semakin meningkatnya akseptabilitas survey Capres tahun 2019 dan bertambahnya simpati dari rakyat ini merupakan langkah awal yang baik untuk menuju sebagai RI 1 atau Presiden di Republik Indonesia di masa yang akan datang.

Semoga artikel yang berjudul “Menjelang tahun Politik Pamor H. Gatot Nurmantyo semakin meroket” ini bisa menjadi kenyataan dan Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen siap di belakangnya dan akan mendukung dengan setulus hati Pemimpin yang tidak ambisius serta taat sesuai dengan ajaran Agamanya yaitu Islam.

Demikian dan mohon maaf Wassalam wr wb, Adijawa Ketum Kejawen (Penulis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *