Alasan Mengapa tidak terbuka dalam berbisnis

Mengapa tidak terbuka dalam berbisnis

Dalam dunia bisnis atau usaha berbagai macam cara dan beraneka macam ragam yang di pakai dalam menjalankannya tapi mengapa tidak terbuka dalam berbisnis, itu pertanyaan yang sering terlontar terutama bagi para pebisnis pemula yang baru terjun di dunia bisnis atau usaha. Hal itu wajar karena memang siapapun kalau baru memulai itu pasti banyak pertanyaan atau pertimbangan agar tidak salah dalam melangkah.

Mengapa tidak terbuka dalam berbisnis ?

 

1. Baru pertama kali kerjasama

Artinya karena baru pertama kali kerjasama dalam berbisnis, inilah yang mengakibatkan salah satunya mengapa tidak terbuka dalam berbisnis. Jadi kedua belah pihak masih saling menjajaki artinya kedua-duanya belum saling percaya dengan seutuhnya oleh sebab itu wajar saja kalau keduanya belum terbuka dalam menjalankan bisnis atau usahanya.

Akan tetapi lama-kelamaan kalau sudah mengerti antara satu sama lainnya dan sudah sering kerja sama bareng maka bukan tidak mungkin nantinya akan terbuka selebar-lebarnya artinya terbuka penuh tidak ada yang di tutup-tutupi.

Jadi karena baru pertama kali kerja sama biarkanlah mengalir saja sambil saling menjajaki antara yang satu dengan lainnya sampai nantinya saling mengerti dan saling satu sama lainnya baik jiwa karakter atau yang lainnya.

2. Banyaknya pertimbangan

Disamping baru pertama kali kerjasama faktor lain dalam menjawab mengapa tidak terbuka dalam berbisnis yaitu banyaknya pertimbangan.

Banyaknya pertimbangan ini wajar karena dalam berbisnis itu banyak masukan dari pihak-pihak lain baik pihak dalam maupun pihak luar hal ini yang merupakan salah satu pertimbangan mengapa dalam berbisnis belum terbuka.

Baca juga :  Dunia usaha untuk Pemula

Akan tetapi kalau sudah saling mengerti dan memahami serta menganalisa dari pertimbangan-pertimbangan tadi, maka bukan hal yang mustahil apabila nantinya saling terbuka, ditambah kalau sudah saling percaya niscaya keterbukaan dalam berbisnis akan berjalan dengan sendirinya.

Untuk itu biarlah berjalan dulu bagaikan air yang mengalir yang nantinya pasti ada muara nya.  Apa itu muara nya yaitu tujuan yang sama pastinya kalau keduanya mempunyai tujuan yang sama maka dengan sendirinya lambat lain bisnis keduanya pasti akan terbuka dengan sendirinya.

3. Belum se irama atau sejalan

Yang terakhir mengapa tidak terbuka dalam berbisnis, di samping baru pertama kali kerjasama dan banyaknya pertimbangan,  yang terakhir yaitu belum se irama atau sejalan.

Belum se irama dan sejalan inilah faktor diantar yang kedua tadi yang sudah diterangkan karena memang pelan-pelan tapi pasti sambil meyakinkan agar nantinya lambat laut bisnis yang di bina bisa se irama dan sejalan.

Kalau sudah se irama dan sejalan kita yakin pintu keterbukaan akan terbuka dengan selebar-lebarnya, oleh karena itu biarkanlah pertama bisnis berjalan sesuai dengan jalannya waktu dan seperti mengalir nya air saja.

Karena kita yakin dengan berjalannya waktu kita saling memahami dan saling mengerti antara yang satu dengan lainnya di situlah baru mulai tumbuh dan berkembang bersama-sama bisnisnya dan mulai pula saling keterbukaan diantara keduanya.

Dengan demikian sudah tidak ada lagi ganjalan atau keraguan diantara keduanya untuk terus dan terus kerjasama dalam berbisnis atau berusaha dengan keterbukaan yang selebar-lebarnya karena sudah saling mengerti, memahami dan saling tahu sama tahu.

Itulah sebabnya mengapa tidak terbuka dalam berbisnis, terima kasih dan salam untuk mencoba, semoga anda berjalan seperti apa yang di tuliskan di dalam artikel ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *