Mempercepat Pergantian Panglima TNI suatu kerugian bagi Jokowi

Menjelang tahun Politik yaitu pada tahun 2018 salah langkah dalam mengambil keputusan atau kebijakan akan menjadi bumerang nantinya begitu juga menurut Pengamatan Ketua Umum Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen bahwa mempercepat Pergantian Panglima TNI suatu kerugian bagi Jokowi sendiri, oleh karena itu Jenderal TNI H. Gatot Nurmantyo yang merasa di singkirkan sebelum waktunya bukanya tersingkir tapi insya Alloh malahan semakin bersinar. Walaupun beliau tidak memiliki kendaraan Politik atau Partai, akan tetapi kami yakin banyak Partai yang simpati dan akan mengusungnya di Pilpres 2019 mendatang.

Akankah Jokowi tumbang di tangan yang disingkirkannya ?

 

Jika atau andaikan Pilpres di gelar lebih cepat dan Calonnya Jokowi melawan Gatot Nurmantyo, insya Alloh negara Republik Indonesia yang nota bene nya umat Islam terbesar di dunia, maka Jenderal TNI. Haji Gatot Nurmantyo bukan tidak mungkin yang akan menjadi pemenangnya.

Baca :  Pergantian Panglima TNI, mungkinkah Mas Gatot RI 2 nya Jokowi

Oleh karena itu dan semoga langkah Partai Gerindra dan PKS yang akan me wacana kan Mas Gatot Nurmantyo berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta saat ini atau Gubernur NTB yang sekarang jadi kenyataan maka satu putaran akan menumbangkan Petahana.

Rakyat sudah cerdas, umat muslim sudah tahu dan Kerukunan Jawa Tulen atau Kejawen tidak tidur, bahwa Pemimpin yang tidak akan kena pengaruh walaupun dari yang mengusungnya yaitu tidak lain adalah Mas Gatot panggilan akrab Jenderal TNI H. Gatot Nurmantyo.

Sekali lagi tindakan atau kebijakan yang keliru ini bagi seorang Jokowi mengganti Panglima TNI yang di percepat karena akan merugikan dirinya sendiri secara politik. Lain halnya kalau nanti bulan Maret saat pensiun baru di ganti maka itu tindakan atau kebijakan yang terpuji dan menuai simpati buat Jokowi sendiri.

Ibarat nasi sudah menjadi bubur Panglima TNI di ganti lebih cepat sebelum masa pensiunnya maka simpati masyarakat akan berpihak ke yang teraniaya atau yang di gantinya yaitu Mas Gatot. Secara pribadi saya selaku Ketua Umum Kejawen mengucapkan selamat kepada Mas Gatot bahwa ini awal yuang baik ibarat ketiban bulan sebelum masanya.

Percaya tidak percaya dan suka tidak suka lambat laun nama Jenderal TNI H. Gatot Nurmantyo akan bersinar, melambung dan terus meningkat ekstabilitas nya dengan kejadian yang kurang etis ini. Walaupun pergantian Pimpinan TNI (Tentara Nasional Indonesia) merupakan kewenangan dan Prerogratif Presiden namun tetap saja sebagai orang Timur maaf etika dan tata krama serta sopan santun harus tetap di jaga dan di junjung tinggi, agar tidak ada atau jangan sampai ada yang merasa tersinggung, tersakiti bahkan ter dzolimi.

Tapi Alloh akan mengangkat derajat orang yang teraniaya, itu pasti. Apalagi sekarang ini Para Kyai, Ustad, Habaib dan santri serta hampir mayoritas umat muslim di seluruh Indonesia sedang simpati dan jatuh hati kepada sosok Jenderal TNI. Haji Gatot Nurmantyo ini.

Memang terkadang tanda-tanda orang mau jadi Pemimpin atau kata orang Jawa Ndaru atau rembulan akan jatuh kemana, tanda-tanda sudah mulai ada dengan kekuasaan yang di miliki Jokowi lupa bahwa alangkah indahnya atau santunnya karena tidak lama lagi Mas Gatot mau pensiun tidak usah di ganti dengan kata lain akan terganti dengan sendirinya pas Maret pensiun nanti, maka nama Jokowi akan tetap harum dan semerbak.

Oleh karena itu, ini hanyalah suatu pengamatan saja dari Ketua Umum Kejawen atau Kerukunan Jawa Tulen bahwa dengan pergantian Panglima TNI yang di percepat pertanda awal akan runtuhnya kekuasaan Jokowi artinya slogan Dua Periode akan pupus dan pudar bahkan sirna dengan ulah nya sendiri yang mengambil kebijakan secara maaf arogan atau sembrono.

Baca juga :  Mungkinkah perebutan RI 1 Jokowi dan Mas Bowo lagi

Dan kita saksikan bersama tanda-tanda lain juga akan muncul di tahun 2018 yang di kenal dengan sebutan tahun Politik. Tanda-tanda apakah itu, ayo kita simak dan kita tonton bersama percaturan politik di tanah air saat ini sampai menjelang tahun politik.

Demikian sekilas artikel tentang isyarat Mempercepat Pergantian Panglima TNI suatu kerugian Jokowi, karena baik di sadari atau tidak di sadari bahwa tindakan atau kebijakan ini merupakan pertanda kerugian awal buat Jokowi sendiri.

Sekali lagi selamat buat Mas Gatot insya Alloh,  Alloh akan selalu bersama orang yang teraniaya karena dengan kejadian itu maaf anda tergolong atau termasuk orang yang teraniaya.

Sukron lan maturnembah nuwun wabilahittaufiqwalhidayah Wassalamualaikum wr wb. AS .

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *