PIB documen Cargo

Letak Kesalahan Pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang)

Jika anda menjadi seorang Pengusaha Jasa di bidang Kepabeanan atau biasa di nama kan PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan) maka anda harus pandai dan bisa serta tahu betul letak kesalahan pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang). Kenapa harus demikian pengalaman penulis yang konon dulunya sebagai Pengusaha di Jasa Kepabeanan bahwa Petugas dalam hal ini Bea dan Cukai maaf walaupun tidak semuanya tapi kebanyakan dalam memeriksa baik dokumen Impor maupun barang impor phisik nya hanya mengacu pakai pedoman dia, asal kita tahu sesungguhnya yang tahu persis barangnya yaitu kita selaku Importir atau wakil atau kuasa dari Importir.

Di manakah kebanyakan letak kesalahan pembuatan PIB ?

 

1.  Tarif Pos atau HS (Harmoni Sistem)

Perhatikan HS (Harmoni Sistem) atau Tarif Pos nya dalam pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang), karena salah dalam penempatan HS (Harmoni Sistem) atau Tarif Pos, maka akan berakibat ke salahnya pajak-pajak dan bea masuk yang akan di bayarkan ke Bank atau Kas Negara (Perbendaharaan Bea dan Cukai) atau Perbend.

Kesalahan dalam menentukan Tarif Pos atau HS (Harmoni Sistem) ini di samping salah juga dalam pembayaran pajak dan bea masuk nantinya juga akan ada denda yang harus di bayarkan terlebih dahulu sebelum barang impor itu di keluarkan dari kawasan wilayah Kepabeanan baik di Pelabuhan maupun di Bandara sesuai dengan tempat barang itu di timbun.

Untuk itu sekali lagi pesan dari penulis yang sudah mendalami dan praktek langsung ke bisnis dan usaha PPJK ini, awas untuk pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) letak kesalahan yang paling banyak adalah di Tarif Pos atau HS (Harmoni Sistem), saran Penulis konsultasi kan dan tanyakan ke Bea dan Cukai apabila kita ragu akan HS (Harmoni Sistem) atau Tarif Pos nya.

2.  Nama dan kegunaan barang

Selain HS (Harmoni Sistem) atau tarif Pos letak kesalahan lainnya dalam membuat PIB (Pemberitahuan Impor Barang) kebanyakan di nama dan kegunaan barang.

Ingat nama dan kegunaan barang juga ikut menentukan klasifikasi Tarif pos atau HS (Harmoni Sistem) nya, untuk itu berhati-hatilah terutama mengenai apa kegunaan atau fungsi barang yang di impor tersebut. Karena kita semua tahu dan wajib tahu kalau kita usaha di bidang Kepabeanan ini.

Baca juga :  Jasa impor barang usaha yang menjanjikan

Walau terkadang jenis dan nama barangnya sama tapi kegunaannya berbeda maka HS (Harmoni Sistem) nya pun beda begitu pula walaupun kegunaannya sama kalau bahan atau asal barang itu berbeda maka tarif pos nya juga beda.

Untuk itu kita mesti teliti dan berhati hati dalam menentukan tarif pos atau HS (Harmoni Sistem) karena kesalahan dalam pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) ini yang paling banyak letak kesalahannya di dua hal tersebut.

Dan kesalahan ini juga berdampak ke pajak-pajak impor dan bea masuknya jadi baik di sengaja atau tidak di sengaja akan menimbulkan denda, walaupun denda itu kalau kita keberatan dan punya alasan yang kuat bisa di lakukan dengan cara Banding yang aturannya juga di atur dalam Tata Laksana Kepabeanan yang sudah di atur dalam Undang-Undang Kepabeanan.

3.  Kesalahan lainnya tapi tidak berujung ke denda

Letak kesalahan lainnya dalam pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) selain Tarif Pos atau HS dan Nama serta kegunaan barang, walaupun tidak terlalu serius dan tidak berdampak ke Pajak-pajak dan bea masuk apalagi denda. Namun kesalahan lainnya seperti salah pengetikan di nama pesawat atau kapal pengangkut, tanggal tiba atau pun uraian barang dan jumlah serta yang lain sebagainya terkadang menghambat dalam proses pemeriksaan dokumen nya di PFPD (Pejabat Fungsianoris Pemeriksaan Dokumen) dalam hal ini Bea dan Cukai dan biasanya di riject atau di suruh membetulkan oleh petugas nya.

Hal ini juga walaupun kesalahannya tidak fatal mesti kita perhatikan karena kalau lengkap dan benar dalam pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan Jalur Hijau artinya tanpa periksa Phisik bisa langsung SPPB (Surat Perintah Pengeluaran Barang).

Baca juga :  Syarat impor barang dari Luar Negeri

Ini kan menguntungkan buat kita jadi tidak capai-capai harus periksa phisik bongkar barang dan sebagainya, karena pembuatan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) akan meringankan  dan membantu petugas dalam hal INI Bea dan Cukai dalam pemeriksaan dokumen nya dan meringankan kita juga karena tanpa periksa phisik PIB tadi lengkap dan benar sudah otomatis akan langsung dapat Jalur Hijau dan keluar instruksi SPPB (Surat Perintah Pengeluaran Barang) impor nya.

Demikian dan terimakasih sekilas tentang informasi serta berbagi pengalaman tentang ” Letak Kesalahan Pembuatan PIB “ semoga dapat bermanfaat terutama buat yang  bisnis Cargo atau Ekspedisi yang masih maaf Pemula.

Selamat mencoba dan mengikuti saran ini, Insya Alloh berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *