usaha jasa import barang

Jasa Impor barang usaha yang Menjanjikan

Daripada kadang bingung untuk memulai atau mengawali buka usaha atau bisnis, tidak ada salahnya Jasa Impor barang solusi usaha yang menjanjikan. Kadang kita pusing dan bingung usaha apa yang bisa menjanjikan dan pasti bisa berkembang serta menguntungkan. Tidak ada pilihan lain salah satu solusinya yaitu usaha di bidang jasa impor.

Apa itu usaha Jasa Impor ?

Usaha Jasa impor adalah jenis usaha jasa yang kerjanya mengeluarkan barang impor yang dikirim dari luar negeri masuk ke Indonesia baik melalui Bandara maupun Pelabuhan.

Barang impor dari luar negeri yang dikirim ke Indonesia melalui udara dengan pesawat nantinya kalau di Jakarta akan turun di Bandara Soekarno-Hatta.

Dan yang dikirim melalui kapal laut biasanya akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok.  Baru berikutnya melalui surat kuasa dari pemilik barang,  tugas kita selaku pengusaha yang bergerak dibidang jasa impor untuk mengurus mengeluarkan barang impor tersebut, baik dari Pelabuhan maupun bandara.

1.Tata cara mengurusi barang impor di Pelabuhan :

a. Setelah mendapat surat kuasa dari pemilik barang berikut dokumen kelengkapan nya, kita baru membuat PIB  atau Pemberitahuan impor barang. Ini langkah pertama kali dalam mengurus barang impor.

b. Berikutnya setelah membayar pajak di bank dan dokumen serta PIB (Pemberitahuan impor barang) di teliti oleh bea dan cukai. setelah benar dan disetujui maka barang impor tadi bisa di keluarkan dari pelabuhan, tentunya sewa gudangnya sudah dibayar lunas.

c. Selesai lunas membayar sewa gudang dan oleh petugas setuju barang impor tadi dikeluarkan, barang di angkut ke mobil atau truk segera dikirim ke si pemilik barang.

d. Barang impor sampai ke pemilik barang langkah selanjutnya kita membuat tagihan jasa pengeluaran barang impor sesuai harga kesepakatan sebelum menerima surat kuasa.

2. Tata cara mengurusi barang impor di Bandara :

Sama halnya seperti di Pelabuhan, di bandara pun dalam mengurus barang impor langkah pertama membuat PIB (Pemberitahuan impor barang) yang dibuat berdasarkan dokumen impor yang diterima dari negara asal barang itu dikirim.

Tidak ada yang beda kecuali tempat dan gudangnya saja, lainnya semua sama. Setelah PIB (Pemberitahuan impor barang) dibuat pajak dan bea masuk impor nya dibayar, serta selesai di periksa petugas bea dan cukai sama dan cocok sesuai dengan dokumen pemberitahuan nya..  Maka  oleh pejabat bea dan cukai berkewajiban membuat dan menerbitkan SPPB (Surat persetujuan pengeluaran barang).

Setelah SPPB (Pemberitahuan impor barang) membayar sewa gudang dan sudah lunas,  maka andaikan jalur hijau barang impor nya bisa langsung keluar.

Dan seandainya dapat jalur merah,  barang di periksa terlebih dahulu kalau diperiksa phisik sama dan cocok sesuai dokumen pemberitahuannya maka barang itupun boleh keluar.

Akan tetapi kalau ada yang lain atau beda baik jumlah atau jenisnya maka akan dikenakan denda sesuai dengan aturan yang diatur dalam Undang-Undang Kepabeanan yang berlaku.  Apabila denda sudah dibayar lunas,  maka barang impor itupun sudah bisa dikeluarkan dari gudang.

Seperti halnya di pelabuhan,  ini juga sama setelah barang keluar maka diantar ke pemilik barang atau yang punya barang.  Dan langkah selanjutnya kita membuat penagihan jasa pengeluaran barang impor,  kemudian pihak penerima atau yang punya barang membayar sesuai tarif kesepakatan.

Baca juga :  Jasa Usaha export barang

Demikian tentang pelaksanaan usaha Jasa impor barang yang memang sungguh sangat menjanjikan, selamat mencoba usaha ini semoga berhasil !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *