Arti Netral dalam Pemilu

Bahwasanya sebuah pertandingan atau perlombaan diperlukan penengah atau wasit yang netral dan benar-benar netral.  Begitu juga dengan Pemilu (Pemilihan Umum) diperlukan wasit yang benar-benar dalam arti netral dalam Pemilu, dalam hal ini adalah  KPU (Komisi Pemilihan Umum) selaku penyelenggara Pemilu. Disamping tentunya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), Para Saksi baik dari Partai itu sendiri atau saksi dan Pemantau lain,  yang ditunjuk langsung dari Instansi terkait maupun Tim Independen atau pihak mana pun yang secara resmi dan tercatat atau melapor ke Pihak Penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum.

Adapun arti netral dalam Pemilu yaitu tindakan, ucapan,  gerak-gerik atau tingkah laku dari pihak penyelenggara,  pengawas,  pemantau maupun saksi-saksi  dan lain sebagainya yang ada kaitannya dengan Pemilu.

Baik langsung maupun tidak langsung, sengaja atau tidak sengaja tidak memihak kepada siapapun dan pihak mana pun,  mengingat akan tugas dan fungsinya.

Adapun ciri-ciri netral adalah sebagai berikut :

1.  Tidak memihak artinya pihak penyelenggara pemilu benar-benar Independent, dan tidak                       memihak atau berat sebelah dengan pihak mana pun, baik pihak penguasa maupun pihak yang             ber kantong tebal atau pun pihak yang berbau KKN.

2.  Bersifat mandiri artinya pihak penyelenggara betul-betul mandiri tidak bergantungan dengan            pihak siapapun dan mana pun.  Tidak ada yang menyetir, mengarahkan atau pun yang mengatur          dengan kata lain betul-betul mandiri.

3.  Berani dan tegas artinya pihak penyelenggara Pemilihan umum baik KPU (Komisi Pemilihan                 Umum), Bawaslu, Pemantau, Saksi-saksi maupun yang lainnya,  betul-betul harus berani dan                   tegas apabila ada yang coba-coba bertindak tidak benar.

Dengan tidak pandang bulu harus berani menindak dengan tegas, dan bila       perlu laporkan ke pihak berwajib apabila betul-betul ada sebuah pelanggaran dan ada bukti serta       saksi-saksi nya.

Kalau ketiga ciri-ciri netral dalam pemilu baik itu dari yang Independen dan tidak memihak, dan bersifat mandiri tidak ada campur tangan atau tekanan dari pihak mana pun serta berani menindak dengan tegas, apabila ada pelanggaran.

Insya Alloh Pemilu berjalan dengan lancar, aman dan damai serta akan menghasilkan Pemilihan Umum yang berkualitas.

Demikian ciri-ciri arti netral dalam Pemilu, semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan sekali lagi dengan terealisasi nya netral dalam pemilu, maka dengan sendirinya akan menghasilkan pemilu yang berkualitas dan bermutu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *